Karena merasa suntuk, suatu hari saya kembali merencanakan petualangan ke
tempat yang belum pernah di singgahi.
Setelah browsing ke tempat mana saja yang
dirasa tidak terlalu jauh, lalu di pilihlah Kabupaten Purwakarta sebagai tempat
tujuan.
Purwakarta sendiri mengingatkan teman lama saya 4 tahun lalu bernama
Resty dimana dia memiliki kampung di purwakarta.
Hari H pun tiba, saya pun
mempersiapkan segala kebutuhan di jalan. Tujuan awal saya ke purwakarta
sebenarnya mendaki gunung lembu, namun karena ada masalah di jalan niat itu pun
tak kesampaian.
Pagi itu pukul 06.30 wib saya sudah siap untuk berangkat
menggunakan motor penuh kenangan. Rute yang saya lalui menurut peta google
adalah adalah melalui jalan pasar jonggol, jonggol-cariu, cariu-loji, jl
kosambi, jl curug, waduk purwakarta.
Gambar1. Rute Cileungsi-Waduk Jatiluhur
Baca Juga : Momotoran Ke Gunung Tangkuban Perahu Subang
Sampai pasar jonggol saya sudah apal karena sering, namun untuk jalan cariu loji saya baru pertama kali. Setelah melewati pasar jonggol saya pun sampai di pertigaan bila ke kanan ke bandung dan kiri loji karawang. Saya pun pilih belok kiri menuju loji karawang.
Jalan loji
karawang ini sendiri sama saat kita hendak ke curug cigeuntis. Di jalan cariu
loji saya membeli perbekalan roti,kripik dan minuman elektrolit mizone.
Saat
itu yang melayani wanita abg yang memiliki paras cantik. Selesai saya sempat
minum dahulu dan kembali melanjutkan perjalanan.
Di jalan cariu loji yang
sempit ini saya sempat melambat karena di depan ada truk yang berjalan lambat.
Saya pun menunggu momen di jalan yang agak besar untuk menyalipnya.
Oh iya
suasana di loji karawang sendiri cukup seujuk dengan latar pemandangan pedesaan
dan bukit kecil, kita pun bisa melihat gunung sangga buana dan gunung sempur.
Gambar2. Jalan Raya Cariu-Loji
Setelah beberapa menit kemudian saya mendapati pertigaan jalan. Kiri ke arah
jl.pangkalan (KIIC), ke kanan arah ke jl palasari(waduk) saya pilih kanan.
Di
pertigaan ini saya sempat bertanya kepada petugas lalulintas dan ternyata salah
karena mungkin menutu dia saya hendak ke kota purwakarta sedang saya ingin ke
waduk jatiluhur saya pun akhirnya kembali balik arah setelah sebelumnya
bertanya ke penduduk sekitar.
Setelah berbalik arah menuju jalan palasari di
daerah jalan pangkalan saya mengisi bensin di pom mini pinggir jalan, saya pun sempat
bertanya kepada si penjual dan dengan ramah dia membenarkan kalo ke arah waduk
lurus terus.
Gambar3. Lokasi PomMini
Beberapa menit kemudian saya kembali menemui pertigaan di jalan pasar Loji, kekiri ke
arah jl kirewok kanan jalan pasar Loji saya pilih kiri dan dengan tujuan jalan palasari dan jalan jalan naringgul. Setelah di jalan naringgul muncul pertigaan saya pilih kanan ke ara jalan kosambi dan palasari di jalan ini
jalan mulai rusak parah.
Baca Juga : Momotoran Ke Pantai Santolo Garut
Saya pun terus melewati jalan pedesaan yang rusak dimana saat itu juga sudah ada warga yang melewati jalan ini. Saat itu saya agak sedikit was was karena jalannya sepi dan saya sangat begitu asing karena baru pertama kali.
Gambar4. Jalan Palasari yang Rusak
Baca Juga : Momotoran Ke Pantai Santolo Garut
Saya pun terus melewati jalan pedesaan yang rusak dimana saat itu juga sudah ada warga yang melewati jalan ini. Saat itu saya agak sedikit was was karena jalannya sepi dan saya sangat begitu asing karena baru pertama kali.
Jalan rusak ini mengingatkan
saya seperti jalan di kampung saya 10 tahun lalu di pedalaman garut(bungbulang)
dengan batuan kali sebagai bahannya dimana sekarang jalan bungbulang sudah
bagus di hotmix.
Setelah melewati jalan rusak dan becek karena semalam hjan
akhirnya saya melewati jalan raya yang bagus dengan pemandangan bukit2 kecil
purwakarta.
Gambar5. Jalan Menuju Waduk
Ahirnya saya pun sampai di ujung desa yang mengarah ke waduk pukul 09.30 wib. Saya
pun untuk pertama kalinya melihat pemandangan waduk terbesar di indonesia ini. Di sebuah pos pinggir jalan ada seorang ibu yang sedang berjualan makanan
seperti nasi uduk dan gorengan. Saya sempat sedikit mengobrol dengan ibu2
tersebut dan menurutnya bila mau ke bandung lurus terus melewati jalan
pinggiran bendungaan yang ada di bawah kiri.
Baca Juga : Momotoran Bogor-Garut Via Cileungsi Jonggol
Saya sendiri sebelum menuju jalan bawah kiri menuju jalan ke atas kanan dimana di sana saya melihat pemandangan waduk jatiluhur.
Gambar6. Jalan kiri ada di bawah
Baca Juga : Momotoran Bogor-Garut Via Cileungsi Jonggol
Saya sendiri sebelum menuju jalan bawah kiri menuju jalan ke atas kanan dimana di sana saya melihat pemandangan waduk jatiluhur.
Saya menyempatkan foto disana dengan background bukit ujung
desa dan waduk jatiluhur. Suasana di sana adalah ketenangan hati di temani
sejuknya pedesaan, angin sepoy2 dan suara kerbau yang saat itu banyak di
pinggir waduk.
Di atas bendungan ini juga ada banyak batu yang saling timpang
tindih untuk menguatkan bendungan yang juga bisa di pijak untuk menuju ke
bawah.
Sekitar 30 menit saya disana, setelah puas saya pun melanjutkan
perjalanan dimana perjalan berikutnya akan di ceritakan di episode berikutnya.
Berikut Foto2 Saya Saat ada di ujung Desa Waduk Jatiluhur :
Berita Terkait :
Momotoran Ke Gunung Tangkuban Perahu Subang
Momotoran Ke Pantai Santolo Garut
Momotoran Bogor-Garut Via Cileungsi Jonggol
Momotoran Ke Curug Arca sukamakmur Jonggol
1. Ujung Desa Jatiluhur
2. Bukit Pedesaan Jatiluhur
3. Batu tumpang tindih sebagai pembatas waduk
4. Pemandangan Waduk Jatiluhur dan Kerbau dari Kejauhan
Sebagai Penutup Saya Bagikan Video Saat di waduk Jatiluhur
Momotoran Ke Gunung Tangkuban Perahu Subang
Momotoran Ke Pantai Santolo Garut
Momotoran Bogor-Garut Via Cileungsi Jonggol
Momotoran Ke Curug Arca sukamakmur Jonggol
Momotoran ke Waduk Jatiluhur (Purwakarta)
Reviewed by Irfan Arrasyid
on
10/06/2017
Rating:
Reviewed by Irfan Arrasyid
on
10/06/2017
Rating:










Perjalanan yg menginspirasi membuat saya ingin ke waduk jatiluhur purwakarta
BalasHapusYoi adem gans.. mau lewat mananih ke jatiluhur purwakarta? Jonggol or cikarang?
HapusWow. Keren
BalasHapusThanks..mantap gan..
Hapus